Trash2Cash
Kembali ke Home

Trash2Cash Whitepaper

Revolusi Trash2Earn: Mengubah Deskripsi Sampah Menjadi Aset Digital

Version 1.0|Mei 2025

Pendahuluan

Trash2Cash adalah platform revolusioner yang menggabungkan kekuatan Artificial Intelligence (AI) dan teknologi blockchain untuk mengubah cara kita memandang dan mengelola sampah. Dengan pendekatan Trash2Earn yang inovatif, kami memberikan insentif nyata bagi individu dan komunitas untuk berpartisipasi dalam pengelolaan sampah yang lebih baik.

Dalam whitepaper ini, kami akan menjelaskan visi, teknologi, model ekonomi, dan roadmap Trash2Cash. Kami percaya bahwa dengan menggabungkan teknologi canggih dan insentif ekonomi, kita dapat menciptakan dampak positif yang signifikan pada lingkungan dan masyarakat.

Permasalahan

Dunia menghadapi krisis sampah yang semakin parah. Setiap tahun, miliaran ton sampah dihasilkan, dengan sebagian besar berakhir di tempat pembuangan akhir atau mencemari lingkungan. Meskipun kesadaran tentang pentingnya pengelolaan sampah telah meningkat, masih ada beberapa tantangan utama:

  • Kurangnya insentif ekonomi untuk pengelolaan sampah yang tepat
  • Kesulitan dalam mengidentifikasi dan mengklasifikasikan jenis sampah
  • Keterbatasan infrastruktur untuk daur ulang dan pengelolaan sampah
  • Kurangnya transparansi dan akuntabilitas dalam rantai pengelolaan sampah

Tantangan-tantangan ini memerlukan pendekatan inovatif yang tidak hanya mengandalkan kesadaran lingkungan, tetapi juga memberikan nilai ekonomi nyata bagi semua pihak yang terlibat.

Solusi Trash2Cash

Trash2Cash menawarkan solusi inovatif melalui pendekatan Trash2Earn yang menggabungkan AI dan blockchain:

Klasifikasi AI

Platform kami menggunakan model AI canggih untuk mengklasifikasikan sampah berdasarkan deskripsi tekstual. Pengguna cukup mendeskripsikan sampah mereka, dan AI kami akan mengidentifikasi jenis, potensi daur ulang, dan nilai lingkungannya.

Tokenisasi Blockchain

Setiap klasifikasi sampah yang berhasil akan dihargai dengan token ERC-20 yang dapat digunakan atau ditukarkan. Token ini mewakili kontribusi pengguna terhadap pengelolaan sampah dan kesadaran lingkungan.

Edukasi & Kesadaran

Selain memberikan reward, platform kami juga berfungsi sebagai alat edukasi, memberikan informasi tentang jenis sampah, cara pengelolaan yang tepat, dan dampak lingkungan.

Teknologi

Trash2Cash dibangun di atas fondasi teknologi canggih yang memungkinkan pengalaman pengguna yang mulus dan sistem yang andal:

Model AI

Kami menggunakan model bahasa besar (LLM) yang dilatih khusus untuk mengklasifikasikan berbagai jenis sampah berdasarkan deskripsi tekstual. Model ini terus belajar dan meningkatkan akurasinya seiring waktu.

Smart Contracts

Smart contracts berbasis Ethereum mengelola distribusi token dan memastikan transparansi serta keamanan dalam setiap transaksi.

Wallet Integration

Platform kami terintegrasi dengan berbagai wallet Web3 populer seperti MetaMask, Rainbow, dan WalletConnect, memungkinkan pengguna untuk dengan mudah menerima dan mengelola token mereka.

Arsitektur Sistem

Trash2Cash menggunakan arsitektur microservices yang scalable, memungkinkan platform untuk menangani volume pengguna yang besar dan menyediakan layanan yang andal.

Tokenomics

Token T2C adalah token utilitas ERC-20 yang menjadi inti dari ekosistem Trash2Cash:

Token Supply & Distribusi

Total supply: 1 miliar T2C

  • 50% - Reward Pool untuk pengguna
  • 20% - Tim & Advisors (dengan vesting period)
  • 15% - Pengembangan platform
  • 10% - Likuiditas pasar
  • 5% - Cadangan strategis

Token Utility

Token T2C memiliki berbagai kegunaan dalam ekosistem Trash2Cash:

  • Reward untuk klasifikasi sampah
  • Akses ke fitur premium
  • Governance (voting untuk pengembangan platform)
  • Staking untuk mendapatkan rewards tambahan

Reward Mechanism

Jumlah token yang diterima pengguna bergantung pada beberapa faktor:

  • Jenis sampah yang diklasifikasikan
  • Kualitas dan detail deskripsi
  • Kontribusi historis pengguna

Roadmap

Rencana pengembangan Trash2Cash dibagi menjadi beberapa fase:

Q2 2025: Launch & Initial Growth

  • Peluncuran platform beta
  • Integrasi wallet dasar
  • Model AI klasifikasi sampah v1

Q3 2025: Expansion

  • Peningkatan model AI (v2)
  • Penambahan fitur sosial dan gamifikasi
  • Ekspansi ke 5 kota besar

Q4 2025: Ecosystem Development

  • Peluncuran marketplace untuk menukar token
  • Kemitraan dengan bisnis lokal
  • Fitur staking dan governance

Q1-Q2 2026: Global Scaling

  • Ekspansi internasional
  • Integrasi dengan program daur ulang yang ada
  • Peluncuran mobile app

Tim & Advisors

Trash2Cash didukung oleh tim multidisiplin dengan keahlian di bidang AI, blockchain, keberlanjutan lingkungan, dan pengembangan produk:

Tim Inti

  • Andi Wijaya - CEO & Co-founder (Mantan CTO di GreenTech Solutions)
  • Budi Santoso - CTO & Co-founder (AI Engineer dengan 10+ tahun pengalaman)
  • Citra Lestari - Head of Sustainability (Peneliti lingkungan dengan PhD di bidang Waste Management)
  • Deni Pratama - Blockchain Lead (Kontributor di beberapa proyek Web3 terkemuka)

Advisors

  • Prof. Eko Nugroho - Advisor Lingkungan (Professor di bidang Environmental Science)
  • Fani Wijaya - Blockchain Advisor (Co-founder Blockchain Indonesia Association)

Kesimpulan

Trash2Cash mewakili langkah revolusioner dalam pengelolaan sampah dan keberlanjutan lingkungan. Dengan menggabungkan teknologi AI, blockchain, dan model insentif ekonomi, kami menciptakan ekosistem di mana semua pihak mendapatkan manfaat dari pengelolaan sampah yang lebih baik.

Kami percaya bahwa pendekatan Trash2Earn kami dapat mengubah paradigma pengelolaan sampah global, menciptakan masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan untuk semua.

Bergabunglah dengan revolusi Trash2Cash dan jadilah bagian dari perubahan positif untuk lingkungan dan masyarakat.